Jumat, 05 April 2019

Puisi " Rindu Kampung Halaman "

 

Puisi " Rindu Kampung Halaman " 


 

Kala senja datang menghampiri bumi

Kegelapan pun datang dengan sendiri

Kesejukan udara meniup rambut helai demi helai...

 

Keramain berubah menjadi sepi dan sunyi

Hanya terlihat percikan mentari yang membenamkan diri

Tiada terasa air mata pun ikut membasahi bumi...

 

Kala jiwa teringat tanah kelahiran

Kala hati rindu akan kampung halaman...

 

Begitulah nasib anak rantau kala siang akan berganti malam

Seakan hidung tertusuk sembilu yang tajam

Hidup dirantau bukanlah senang dalam berjuang....

 

Kadang makan kadang hanya sarapan kacang

Kadang nyanyian perut kosong yang dibawa untuk bertangang...

 

Begitulah rintanggan yang harus di hadang...

Laksana para pejuang yang kelaparan dalam berperang

Hidup dirantau seperti anak tak bertuan

Tiada orang yang perduli kala sakit menyerang badan...

 

Hanya isak tangis menjadi teman dibawah remang cahaya bulan

Begitu pilu badan di atas tikar pandan yang dianyam tangan...

 

Begitulah nasib badan yang malang

Bagaikan kerbau yang terjepit di kandang...

 

Kurus badan hanya tinggal tulang

Demi mencari uang untuk membayar hutang

Hutang nyawa terhadap orang tua...

 

 Karya : M. Jihad, S.H 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar