Puisi " Rindu Kampung Halaman "
Kala senja datang menghampiri bumi
Kegelapan pun datang dengan sendiri
Kesejukan udara meniup rambut helai demi helai...
Keramain berubah menjadi sepi dan sunyi
Hanya terlihat percikan mentari yang membenamkan diri
Tiada terasa air mata pun ikut membasahi bumi...
Kala jiwa teringat tanah kelahiran
Kala hati rindu akan kampung halaman...
Begitulah nasib anak rantau kala siang akan berganti malam
Seakan hidung tertusuk sembilu yang tajam
Hidup dirantau bukanlah senang dalam berjuang....
Kadang makan kadang hanya sarapan kacang
Kadang nyanyian perut kosong yang dibawa untuk bertangang...
Begitulah rintanggan yang harus di hadang...
Laksana para pejuang yang kelaparan dalam berperang
Hidup dirantau seperti anak tak bertuan
Tiada orang yang perduli kala sakit menyerang badan...
Hanya isak tangis menjadi teman dibawah remang cahaya bulan
Begitu pilu badan di atas tikar pandan yang dianyam tangan...
Begitulah nasib badan yang malang
Bagaikan kerbau yang terjepit di kandang...
Kurus badan hanya tinggal tulang
Demi mencari uang untuk membayar hutang
Hutang nyawa terhadap orang tua...
Karya : M. Jihad, S.H
Tidak ada komentar:
Posting Komentar